Header Ads

Iklan

GMS Safari Ramadhan Bersama Ust Adam Husein Berbagi Rezeki

SAROLANGUN-Gerakan Mahasiswa Sarolangun(GMS) kegiatan Safari Ramadhan Kajian Malam Nuzul Qur'an dengan Tema Menyelami Nilai-Nilai Kebijaksanaan Dalam Al Qur'an Untuk Pedoman Menjalani Kehidupan Bersama Seluruh Badan Pengurus Harian(BPH) dan Anggota Muda Gerakan Mahasiswa Sarolangun, Kamis (28/03/2024) di Desa Tanjung Gagak Batin VIII.

Turut Hadir Dalam Kegiatan Tersebut Perangkat Desa, Imam Masjid,Pegawai Syara' Jamaah Masjid Darussalam Rt 04 para Santriwan Santriwati yang menuntut ilmu di pondok santren Al Khalifa dan Niadaul Qur'an dan jajaran aktivis merah maron yang tergabung di tiga kampus yang berada di Kabupaten Sarolangun.

Dalam Sambutan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Sarolangun Muhammad Nasuha menyampaikan kegiatan safari ramadhan ini tradisi  yang terus kami lakukan setiap bulan yang penuh berkah menjaga nilai-nilai Spiritual serta silaturahmi antar pengurus anggota dan masyarakat.

"Saya mau menyampaikan kepada hadirin setiap kegiatan safari ramadhan kami terus berbagi sedikit rezeki berupa sembako untuk lima anak yatim dan lima dhuafa mungkin tidak seberapa nilai yang kami berikan insyaallah dapat membantu, kalau dulu kami safari ramadhan di desa kasang melintang kec pauh, Alhamdulillah hari ini masih bisa melakukan kegiatan positif saya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat tanjung gagak yang telah mensupport kegiatan kami mahasiswa" ujarnya.

Kegiatan terus dilanjutkan dengan ceramah singkat selesai sholat tarawih berjamaah oleh ustad Adam Husein Rantau Gedang yang mengajar dipondok pesantren Al Hasni Sarolangun, menerangkan tentang Nuzul Qur'an Bulan Ramadhan disebut juga bulan Syahrul Qur'an bulan turunnya Al Qur'an perbanyakan mendekati diri dengan Al Qur'an Terutama Kalangan Mahasiswa

"Maka momentum Nuzul Qur'an kita dianjurkan senantiasa membaca Al Qur'an mengupas isi dari kandungan Al Qur'an agar kita bisa menjadi generasi pencinta al Qur'an dan ahli Al Qur'ani lebih lagi untuk kaum muda mempelajari Al-Qur'an terutama dari kalangan mahasiswa untuk berdiskusi tentang kajian-kajian Al Qur'an karena Al Qur'an Sumber Kehidupan" pangkasnya. (Nasuha).

Diberdayakan oleh Blogger.