POLRI HADIR DI SEMINAR PEMUDA GEREJA SAROLANGUN
“Pemuda Ujung Tombak Masa Depan Bangsa”
SAROLANGUN – Kepolisian Resor Sarolangun melalui jajaran Polsek Air Hitam terus berkomitmen membangun komunikasi dan sinergi bersama generasi muda dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, kondusif, serta membentengi para pemuda dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Wakapolsek Air Hitam Iptu Joe Sianturi, S.H. sebagai narasumber dalam kegiatan Seminar Pemuda Gereja yang dilaksanakan di Gereja HKBP Sarolangun.
Kegiatan seminar mengangkat tema “Pemuda Ujung Tombak Masa Depan Bangsa”, dengan membahas sejumlah persoalan yang saat ini menjadi perhatian bersama, khususnya yang dapat memengaruhi kehidupan sosial dan masa depan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Joe Sianturi memberikan edukasi dan pemahaman kepada para peserta mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, bijak dalam menggunakan media sosial, bahaya judi online, geng motor serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dalam penyampaiannya, Iptu Joe menekankan bahwa narkoba dan judi online merupakan dua ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda apabila tidak diwaspadai sejak dini.
Ia mengajak para pemuda untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba serta menjauhi lingkungan dan pergaulan yang dapat membawa pengaruh negatif.
Begitu pula dengan judi online. Para pemuda diingatkan agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan cepat karena judi online dapat menimbulkan ketergantungan, kerugian finansial, konflik keluarga hingga berbagai permasalahan sosial lainnya.
Pemuda adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan yang seharusnya diisi dengan prestasi justru rusak karena narkoba maupun judi online. Gunakan masa muda untuk belajar, berkarya dan melakukan kegiatan yang positif” pesan Iptu Joe.
Bijak Bermedia Sosial
Selain itu, para peserta seminar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Menurut Iptu Joe, media sosial dapat menjadi sarana yang sangat positif apabila digunakan dengan baik. Namun, pengguna juga harus berhati-hati dalam membuat maupun menyebarkan konten.
Ia mengingatkan para pemuda agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks, tidak melakukan ujaran kebencian serta menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital.
“Saring sebelum sharing. Jangan sampai karena satu unggahan atau komentar di media sosial, kita justru berhadapan dengan persoalan hukum. Jadilah pengguna media sosial yang cerdas, santun dan bertanggung jawab” jelasnya.
Jauhi Geng Motor dan Balap Liar
Persoalan geng motor dan aksi balap liar juga menjadi perhatian dalam seminar tersebut.
Iptu Joe mengajak para pemuda untuk tidak terlibat dalam kelompok atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, seperti balap liar, tawuran, konvoi yang mengganggu pengguna jalan serta tindakan kekerasan.
Ia menegaskan bahwa keberanian seorang pemuda bukan ditunjukkan melalui tindakan yang meresahkan masyarakat, melainkan melalui prestasi, kepedulian sosial dan kontribusi positif bagi lingkungan.
“Jadilah pemuda yang membanggakan orang tua dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan mencari jati diri melalui geng motor atau tindakan yang melanggar hukum. Tunjukkan bahwa pemuda mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban, ungkapnya.
Pemuda Juga Berperan dalam Pencegahan Karhutla
Dalam seminar tersebut, peserta juga diberikan edukasi mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Iptu Joe mengajak para pemuda untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.
Karhutla tidak hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat, mengurangi kualitas udara serta mengganggu aktivitas masyarakat.
Para pemuda diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan dengan menyampaikan informasi dan edukasi kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan masing-masing.
Polri Ajak Pemuda Jadi Pelopor Kamtibmas
Kehadiran Polri dalam kegiatan seminar pemuda gereja tersebut merupakan bagian dari upaya membangun pendekatan yang humanis sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan generasi muda.
Polri tidak hanya hadir dalam melakukan penegakan hukum, tetapi juga hadir melalui edukasi, pembinaan dan pencegahan agar berbagai potensi gangguan Kamtibmas dapat diminimalisir sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, para pemuda diharapkan mampu menjadi pelopor Kamtibmas, menjadi contoh yang baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang ada di sekitarnya.
“Pemuda adalah ujung tombak masa depan bangsa. Mari gunakan masa muda untuk hal-hal positif, jauhi narkoba, judi online, geng motor dan berbagai perilaku yang merusak masa depan. Bijak bermedia sosial dan bersama-sama menjaga lingkungan serta mencegah Karhutla,” tutup Iptu Joe Sianturi.
Polres Sarolangun melalui jajaran Polsek akan terus membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pemuda dan organisasi kemasyarakatan, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman, damai dan kondusif.
Polri Hadir, Pemuda Berdaya, Masa Depan Bangsa Terjaga.









Post a Comment